Didalam era kapasaitas penyimpanan data yang makin besar, maka makin berkembang pula ukuran file tersebut. Contoh saja pada kapasitas penyimpanan data dalam sebuah disc. Dulu ukuran 1 film hanya sekitar 700MB, jika mau lebih maka akan ada disc kedua. Namun setelah datangnya DVD maka hanya memerlukan 1 keping DVD.

Pada saat semua ukuran file semakin besar, mungkin kamu pernah mengalami tidak bisa mengkopi atau menyalin sebuah file yang besarnya lebih dari 4GB. Misalnya sebuah file .ISO yang ukurannya 4.5GB walaupun kamu memiliki Flash Disk yang berukuran 8GB. Kenapa bisa begitu?

Penyebab yang paling mungkin untuk hal ini bukan dikarenakan proteksi sebuah file tersebut,  tetapi file yang akan disalin tersebut terlalu besar untuk ditangani sistem file. Windows XP memungkinkan kita untuk memformat hard disk dalam dua format sistem file yang berbeda: FAT32 dan NTFS. Sistem file ini berbeda dalam ukuran file yang bisa mereka tangani. FAT32, misalnya, hanya dapat menangani file hingga ukuran 4GB.


FAT32 Berawal dari File Allocation Table (FAT) sistem file ini diperkenalkan pada tahun 1977 dan umumnya diterapkan untuk penyimpanan floppy disk. Ia kemudian dimodifikasi untuk bekerja dengan hard disk dan removable media lainnya. FAT hanya bisa mengelola ruang hingga 2GB. Ketika Windows muncul, menjadi mungkin ada program-program yang ukurannya menjadi lebih besar, hambatan 2GB ini menjadi masalah serius. Dengan demikian, pada tahun 1996, dengan OEM Service Release 2 (OSR2) Windows 95 datang dengan FAT perangkat tambahan yang dikenal sebagai FAT32.

FAT32 bia menangani hardisk sampai dengan ukuran 60GB, bahkan lebih, namun masalah nya ukuran file yang bisa di kelolanya hanya 2x lipat dari ukuran pada FAT, yaitu 4GB Hal ini merupakan penyebab mengapa file film yang lebih besar dari 4GB dalam bentuk 1 file, tidak akan dapat disalin ke Hard Disk ataupun Flash Disk walaupun masih memiliki ruang yang lebih banyak.

Dalam OS Windows, sebuah Flash Disk hanya diberikan pilihan untuk menggunakan format type FAT32. Padahal ini bisa diakali. Untuk dapat melakukan format kedalam mode NTFS, langkah pertama adalah membuka Device Manager, langkah cepatnya dengan mengklik kanan icon My Computer dan pilih Manage. Langkah kedua dalam bagian Device Manager, cari dan pilih USB Drive yang kita maksud, klik kanan dan pilih Properties. Langkah ketiga dalam bagian Properties USB, masuk ke bagian Policies dan pilih opsi Optimize Performance lalu klik OK. Setelah itu coba klik kanan pada Flash Disk kita dan klik Format, maka akan muncul pilihan NTFS dan FAT32

Reference:
NTFS.COM - NTFS vs FAT32
Wikipedia - The History of FAT32
Loading comments...
Random Post
Misc